Jumat, 04 Oktober 2019

RANCANG USAHA MU

RANCANG USAHA MU

MEMBUAT RENCANA USAHA (BUSINESS PLAN)

Berikut ini adalah cara mudah dalam menyusun rencana usaha:
  •  Informasi Dasar
Berisi nama usaha, jenis usaha, dan deskripsi singkat usaha yang akan dijalankan.
  • Produk Usaha
Bagian ini berisi penjelasan mengenai produk usaha yang akan dijual yaitu:
1.Produk (barang/jasa) yang akan ditawarkan kepada konsumaen.
2.Keunggulan/keunikan masing-masing produk.
3.Perbandinggan produk yang ditawarkan dengan produk sejenis yang dijual oleh perusahaan lain.
4.Jumlah produksi dari produk yang akan ditawarkan.
5.Kemana saja produk-produk tersebuut akan dijual (distribusi).
  • Kegiatan Utama (key activities)
Bagian ini berisi penjelasan mengenai kegiatan-kegiatan utama apa saja yang akan dilakukan dalam usaha-mu, serta siapa saja yang akan melakukan kegiatan tersebut.
  • Sumber Daya Utama (key resource)
Bagian ini berisi penjelasan mengenai sumber daya apa saja yang dibutuhkan dalam keseluruhan prose usaha. Sumber daya yang dimaksud disini berupa alat, bahan, maupun enaga kerja yang diilibatkan dalam keseluruhan proses usaha.
  • Target Konsumen
Bagian ini berisi penjelasan mengenai siapa saja calon konsumen yang akan menjadi target pemasaran usaha.
  • Strategi Pemasaran
Bagian ini berisi penjelasan mengenai cara memasarkan produk agar dapat diketahui oleh konsumen, serta mampu menarik hati konsumen untuk membeli.
  • Rencana Keuangan
Bagian ini berisi penjelasan mengenai item-item atau hal-hal apa saja yang akan dikeluarkan untuk keberlangsungan usaha, beserta perkiraan biaya yang akan dikeluarkan. Komponen ini meliputi bagian produksi, pemasaran, operasional, distribusi, dan semua proses usaha. Selanjutnya dapa diiketahui dan dapat dibuat perhitungan biaya modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha. Hail ini untuk mengetahui berapa banyak modal yang dibuuhkan, serta dari mana saja modal tersebut diperoleh.
















RANCANG KEUANGAN USAHA MU

RANCANG KEUNGAN USAHA MU

KEUNGAN PIBADI DAN KEUANGAN USAHA

Berikut ini adalah tips sederhana utuk membat keungan usaha dan keuangan pribadi menjadi sehat dan seimbang:
  1. Pisahkan keuangan usaha dan keuangan pribadi, walaupu saat ini bisnis yang sedang dijalankan masih terbilang kecil, namun keuangan usaha harus tetap dikelola dan dipisahkan dari keuangan pribadi agar tidak mengganggu perkembangn usaha kedepannya.
  2. Tentukan jumlah uang yang akan digunakan untuk kebutuha usaha, hal ini sagat berguna untuk merencankan keuangan usaha yang dijalankan. Jika jumlah uangnya tidak jelas, maka arus kas usaha pun tidak jelas.
  3. Catat pengeluaran dan pemasukan dengan rapi, adnya pembukuan bertujuan untuk mengontrol jumlah uang yang keluar dan uang yang masuk.
  4. Kurangi resiko dengan cara menghindari hutang, jika kondisi keuangan usaha kurang baik, beban cicilan hutang hanya akan memperburuk keadaan usaha, bahkan dapat mmperburuk keuangan pribadi.
  5. Gaji diri sendiri, merasa bahwa uang usaha berasal dari uang pribadi akan membuat seseorang pengusaha merasa boleh mengguanakan keuntungan untuk keperluan pribadi. Padahal hal tersebut akan membuat pengusaha kehabisan modal. Jalankan dengan profesional, gaji diri sendiri agr tidak mengambil keuntungan secara bebas dan membuat modal habis.
Beberapa hal yag harus dilakukan oleh seorang pengusaha, yaitu:
  • Melakukan pencatatan 
Lakukan pencatatan dengan rapi setiap transaksi setiap harinya. Periksa kembali catatan anda setiap minggu untuk menghtung beberapa uang yang digunakan untuk memproduksi barang, berapa uang yang didapat dai hasil penjualan, dan berapa keuntungan setiap hari dan minggu nya, sehingga dapat diketahui keuntungan yang diperoleh dalam sebulan.
  • Alokasi dana
Dari keuntungan yang diperoleh, bagilah dalam beberapa pos sesuai dengan kebutuhan
  • Memisahkan uang usaha dan uang pribadi
Pemisaha tersebut harus diikuti komitmen untuk tidak mengambil uang usaha untuk kepentingan pribadi. Pengusaha mempersiapkan lebih dari satu rekenig bbank/celengan.

MENGELOLA KEUANGAN USAHA

Pengelolaan keuangan adalah cara menngelola keuangan yang ada di dalam usaha . Pengaturan keuangan dapat dilakukan salah satuna dengan pencatatan keuangan. Pencatatan dilakukan agar pengusaha apat mengontrol pengeluaran apakah pengeluran yang dilakukan memang dibutuhkan atau tidak.





















PEMASARAN

PEMASARAN

MENGEMBANGKAN STRATEGI PEMASARAN YANG EFEKTIF

Strategi merupakan cara-cara yang dilakukan dengan kemampuan yang dimilii untuk mencapai apa yang diinginkan (tujuan).

Pemasaran merupakan kegiatan-kegiatan yang terdiri dari menentukan harga jual, menetapkan pangsa atau segmen konsumen, memilih jalur penjualan, mempromosikan produk ditujukan terhadap segmen konsumen yang dipilih

Strategi pemasaran merupakan cara-cara yang dilakukan dengan kemampuan yang dimiliki untuk menentukan harga jua, menetapkan pangsa atau segmen konsumen, memilih jalur penjualan, mempromosikan produk ditujukan terhadap segmen konsumen yang dipilih.
Manfaat Strategi Pemasaran
  • Merencanakan produk yang benar-benar dibutuhkan oleh konsumen
  • menentukan harga jual yang tepat
  • mempromosikan produk dengan cara dan saluran media yang tepat
Strategi pemasaran yang lazim digunakan adalah bauran pemasaran 4P ( Marketing Mix). Bauran pemasaran adalah kombinasi dari 4 kegiatan (4P) yang merupakan inti dari sistem pemasaran.
Bauran Pemasaran ( Marketing Mix)
  1. Product ( produk) 
  2. Price (harga)
  3. Place (tempat penjualan/ jalur distribusi)
  4. Promotion (promosi)
Sebelum menerapkan 4P tersebut, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan , yaitu:
  • Solusi pelanggan (customer solution) barang atau jasa yang dijual harusnya dapat membantu dan mampu menyelesaikan masalah kosumen.
  • Biaya pelanggan (customer cost) barang atau jasa yang akan dibayarkan oleh konsumen unruk membeli produk tersebut harus sesuai atau setara dengan kebutuhan atau keinginannya.
  • Kenyamana (convenience) barang atau jasa tersebut mampu menyenangkan konsumen karena mudah diperoleh dimana-mana.
  • Komunikasi (communication) pengusaha dan konsumen dapat melakukan komunikasi baik sebelum membel,saat membeli, maupun sesudah pembelian baang atau jasa.
ANGGAAN PEMASARAN

Anggaran pemasaran hanya mencakup biaya yang timbul dari aktivitas pemasaran saja. tidak termasuk aktivitas usaha lain, seperti produksi. Anggaran pemasaran dapat bervariasi dari buln ke bulan , biasanya tergantung pada situasi dan kondisi usaha dan konsumen. Ada beberapa bulan dimana permintaan konsumen terhadap barang atau jasa tertentu cukup banyak. Pada bulan tersebut, anggaran pemasaran dimungkinkan untuk ditingkatkan agar permintaan  konsumen bisa terpenuhi dengan maksimal.