Sabtu, 28 September 2019

PRODUKSI DAN PROYEKSI KEUANGAN

PRODUKSI DAN PROYEKSI KEUANGAN

Produksi adalah suatu kegiatan untuk membuat barang atau jasa yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan orang lain.Dikatakan produksi saat mengolah bahan mentah menjadi menjadi bahan stengah jadi atau mengolah bahan setengah jadi menjadi bahan jadi.

SUMBER DAYA UTAMA, MODAL AWAL, DAN ALUR PRODUKSI

1.Peralatan Yang Digunakan

Dalam membuat suatu produk dibutuhkan alat-alat yang mendukung proses produksi.Untuk membantu proses produksi barang maka yang akan dibuat maka alat-alat yang dibutuhkan perlu dicatat alat apa saja yang dibutuhkanuntuk digunakan dalam proses dalam proses pembuatan produksi agar usaha berjalan dengan lancar.Patikan alat yang digunakan tersedia dan dalam kondisi bersih, layak pakai, tiadak rusak, dan tidak menyebabkan kecelakaan.

Selain mengeluarkan biaya untuk pengadaan peralatan, terdpat juga beberapa baya-biaya yang harus dikeluarkan pada awwl suatu usaha agar dapat memulai usaha dengan lancar:
  1. Biaya promosi awal
  2. Biaya sewa tempat
  3. Biaya resiko
  4. uanguntuk membeli bahan baku dan produksi
 2.Memahami Dengan Pasti Alur Proses Produksi

Untuk memahami barang atau jasa yang diproduksi memiliki kualitas yang baik, pengusaha harus memahami setiap tahap dalam proses produksi yang dilakukan. Maka perlu adanya suatu pengusaha membuat alur dalam setiap tahapan proses produksi gar kegiatan poduksi menjadi rinci dan jelas.

BIAYA PRODUKSI

Merupakan biaya yang dikeluarkan untuk membuat produk yang akan dijual. Biaya produksi merupakan biaya tidak tetap, karena besar kecilnya biaya tegantung dari sedikit atau banyaknya jumlah produk yang akan dibuat. Dalam menghitung biaya produksi, ada 3 hl yang harus diperhitungkan yaitu:
  1. Biaya Bahan Baku langsung (BBL) yaitu bahan baku utama yang digunakan dalam prduksi yang tdak bisa digatikan dengan bahan lain
  2. Biaya Tenagga Kerja Langsung (BTKL)  yaiitu biaya untuk membayar orang yang melakukan proses pembuatan prduk.
  3. BiayaPendukung yaitu semua biaya yang mendukung dalam proses produksi namun diluar biaya bahan baku langung dan biaya tenaga kerja langsung. Biaya yang masuk disini sebagai pelengkap atau penduukung.
Jika 3 biaya-biaya diatas dijumlahkan, maka total 3 biaya tersebut disebut Harga Pokok Penjualan Atau biasa disingkat HPP.

PERKIRAAN PERHITUNGAN BIAYA OPERSIONAL

Selain biaya produksi, dalam melakukan suatu usaha ada biaya lain yang dikeluarkan yaitu biaya operasional. Jika biaya produksi termasuk biaya tidak tetap, maka biaya operasionl termasuk biaya tetap. Dikatakan biaya tetap karena biaya yang dikeluarkan jumlahnya relatif tetap setipa bulannya.Yang dimaksud biaya operasional adalah biaya yang dikeluarkan stiap bulan untuk mendukung berjalannya suatu usaha, seperti biaya listrik, biaya air, biaya pegai, biaya promosi, dan lain-lain.

PERHITUNGAN UNTUK MENUTUP BIYA OPERASIONAL

Biaya operasional sangat dimungkinkan keluar setiap bulan untuk mendukung jalannya suatu usaha. Jumlah biaya operasional bersifat tetap dan tidak tergantung dari jumlah produk yang terjual. Agar pengusaha tidak mengalami kerugisn maka ada jumlah minimal yang harus terjual setiap bulannya agar bisa menutup biaya operasional, istilahnya Break Even Proint (BEP) . BEP adalah kondisi pengusaha tidak mengalami kerugia  tapi juga tidak mendapatkan keuntungan.

BEP(unit)= Total Biaya Operasional / Laba kotor Per Unit

PERHITUNGAN BALIK MODAL

Balik Modal (Unit)=Total Biaya Memulai / Laba  Kotor Per Unit










































Tidak ada komentar:

Posting Komentar