SEGMENTASI :
Fandy & gregorius (2012) menyatakan segmentasi diartikan sebagai proses mengelompokkan pasar dari yang heterogen menjadi homogen. Berdasarkan hal tersebut maka pengelompokan pasar akan difokuskan pada masayarakat yang memperhatikan kesehatan dengan mengkonsumsi beras merah organik serta pada pada beberapa komunitas peduli kesehatan. segmentasi pasar yang dituju yaitu untuk dipasarkan pada segala usia dengan segmentasi keluarga mengeah keatas yang memiliki daya beli tinggi. Psikografis konsumen memiliki karakteristik yang aktif, modern dan mapan. Perilaku konsumen terhadap tingkat konsumsi adalah sangat sering, kesiapan terhadap pembelian produk tinggi dan sikap terhadap manfaat produk adalah positif.
TARGETING :
Keegan & Green (2008) menyatakan bahwa targeting adalah proses mengevaluasi segmentasi dan pemfokusan strategi pemasaran pada suatu kelompok konsumen yang potensial untuk memberikan respon. Targeting dipilih sesuai dengan sumberdaya dari perusahaan atau potensi dari segmen. Melihat kondisi perusahaan terbatas pada sumberdaya yang dimiliki, maka akan dipilih satu segmen yang dijadikan sebagai target pasar. Kesadaran masyarakat akan kepentingan kesehatan masih sedikit sehingga hal ini menyebabkan produktivitas produk beras merah organik tidak terlalu banyak . jika dilihat dari peta persebaran dari beras merah ini sendiri maka yang perlu diperhatikan oleh produsen adalah dengan memperhatikan kualitas dan kuantitas pada produk beras organik.
Setelah ditentukan segmentasinya maka langkah kedua adalah menentukan targeting, targeting merupakan upaya perusahaan dalam memasarkan produknya dan membedakannya dari competitor (distinguish it self).
Pemain dalam usaha beras organik relatif masih sedikit dan pasif (umumnya konsumen mencari) bukan produsen mencari, kebutuhan pasar modern seperti Hero, Giant, atau supermarket lain juga sangat tinggi, hal yang harus diperhatikan adalah stabilitas kualitas produk dan stabilitas kontiunitas produk dalam memenuhi kebutuhan pasar.
POSITIONING :
Positioning strategy should include three components targets, which are product of segmentation study; competitor targets and competitive advantege.
Berdasarkan hal tersebut, pemain untuk beras organik masih relatif sedikit, sedangkan kebutuhan pasar akan beras organik cukup tinggi, sehingga pasar masih terbuka lebar, dan persaingan masih relatif sedikit, kendati demikian competitive advatage tetap diperlukan, produk beras organik yang dipasarkan merupakan beras yang pure organik, selain itu juga sebagai perusahaan atau produsen berusaha lebih dekat dengan konsumen dengan melakukan interaksi pasar misal sosialisasi produk organik di komunitas pecinta pangan organik dan sosialisasi kesehatan dan lain sebagainya.
BAURAN PEMASARAN:
Taktik pasar dalam pemasaran produk beras organik antara lain, untuk memuaskna konsumen maka produk haruslah terus diperbaiki kualitas produknya, terutama keragaan, kualitas kemasan dan untuk beras organik adalah tingkat kemurnian produk tersebut, apakah produk tersebut sudah betul-betul organik atau masih kurang.
Untuk kepuasan konsumen juga sebaiknya perusahaan/produsen melakukan pendekatan persuasif kepada konsumennya misal dengan membentuk komunitas pecinta organik atau bekerjasama dengan komunitas yang ada untuk terus melakukan sosialisasi sadar akan produk organik dan mencintai produk dalam negeri.
Selain itu untuk continuitas produk juga harus dijaga, maka perlu di manage, pengelolaan produksinya, jika perlu bekerjasama dengan petani yang memiliki lahan untuk membudidayakan beras organik, agar pasokan dapat terus terjaga.
Untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada konsumen, selain dijual digerai supermarket, perusahaan juga sebaiknya membuka gerai, atau café resto produk organik, atau juga menyiapkan penjualan on line.
Produk
Beras merah organik berbeda dengan beras pada umumnya dari segi warna yaitu memiliki warna merah, aroma yang khas, rasa tidak terlalu manis dibandingkan beras putih, tidak memiliki bau apek, tahan lama, memiliki fungsi kandungan antosianin, beras merah organik merupakan salah satu antioksidan yang baik untuk tubuh serta terbukti dapat menurunkan penanda-penanda penyakit kardiovaskular pada diabetes
Harga
Harga yang ditawarkan sesuai dengan ukuran mulai dari 2 kg seharga Rp 51.500, 5 kg seharga Rp 115.000, 10 kg seharga Rp 574.000 dengan harga yang terjangkau serta berdasarkan kualitas dari beras merah organik dan manfaat pada saat mengkonsumsi beras merah tersebut.
Promosi
Terdapat promo pembelian dan potongan harga untuk konsumen yang akan membeli bermacam-macam ukuran produk yang disediakan dan membeli produk dengan jumlah yang banyak. Proses pembayaran yang digunakan bisa tunai atau kredit sehingga dapat mempermudah konsumen dalam bertransaksi. Dengan menggunakan teknologi yang sudah ada dengan dilakukannya penerapan secara offline dan online serta memiliki outlet/cabang di seluruh Indonesia.
Tempat
Pada umumnya lokasi erat kaitannya dengan dekatnya pada pusat keramaian, aman, tersedia parkir yang memadai, dan dapat dijangkau dengan mudah menggunakan transportasi umum atau pribadi sehingga pemilihan lokasi sangat strategis bagi konsumen yang akan membeli produk tersebut.
Media Promosi Beras Merah Organik
Analisis Daya Saing Produk Beras Merah Organic di Pasar ASEAN
Kebutuhan beras organik baik di pasar lokal maupun ekspor dari tahun ke tahun juga terus berkembang. Pangsa pasar pangan organik di negara-negara Eropa, Oseania, Amerika Serikat, dan Kanada, diperkirakan akan tumbuh rata-rata sekitar 12,5%. Dalam hal ini, produk organik dapat menjadi faktor pembeda dan diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk pertanian, khususnya padi di pasar Asean dan dunia daya saing akan menjadi pertimbangan utama dalam pengembangan strategi pengembangan padi organik. Tantangan yang dihadapi petani adalah bagian tersulit yang harus diatasi secara teknis dan kelembagaan dibandingkan dengan pelaku usaha lainnya. Dengan demikian perhatian yang lebih terarah harus diberikan kepada pengembangan kapasistas petani baik dari sisi teknis maupun kelembagaan. Upaya mengatasi persoalan/hambatan yang dihadapi dalam mengembangkan beras merah organik sehingga kuantitas, kualitas dan kontinyuitas terjamin dan memiliki daya saing.
Jadi pada dasarnya daya saing beras merah organik di pasar asean, kualitas beras lokal Indonesia tidak kalah jauh. Hanya saja upaya impor ini dilakukan karena produksi dalam negeri belum mencukupi kebutuhan pangan. Saat ini banyak masyarakat yang sadar akan kesehatan dan manfaat dari produk beras organik, seperti beras merah organik. Permintaan akan produk ini naik, namun jumlah produksi belum mencukupi sehingga dilakukan impor.
REFERENSI
Keegan, W.J. and Green, M.S. 2008. Global Marketing. London Pearson Education.Kotler, P. dan Armstrong, G. 2001. Prinsip Prinsip Pemasaran. Edisi ke delapan. Damos Sihimbing. Erlangga. Jakarta.
Kotler and Keller. 2009. Manajemen Pemasaran. Edisi 13 Jilid 1. Erlangga. Jakarta
Lasmini, Ni Ketut. 2008. Fakultas Pertanian Universitas Udayana. Segmenting, Targeting dan Positioning Kopi Bubuk Bali Banyuatis di Kota Denpasar. Tesis. Denpasar.
Pramaputra, cokorda yudha. 2011. Fakultas ekonomi dan bisnis universitas udayana. Strategi segmenting, targeting dan positioning produk kredit kepemilikian rumah (KPR) PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Tesis. Denpasar.
DEWI, N. P. A. Y., ANTARA, M., & RANTAU, I. K. (2017). Strategi Segmenting, Targeting dan Positioning Pemasaran Beras Merah Organik Jatiluwih Bali di Provinsi Bali. Jurnal Agribisnis Dan Agrowisata (Journal of Agribusiness and Agritourism), 6(4), 596
ENNA DARDANELLA, ANI MUANI, I. (2017). KAJIAN PEMASARAN BERAS MERAH DI WILAYAH PERBATASAN (ENTIKONG) KABUPATEN SANGGAU PROVINSI KALIMANTAN BARAT. Jurnal Social Economic of Agriculture, 6(13), 118–131

Tidak ada komentar:
Posting Komentar